Hari Simbok (Ibu, Mama, Bunda, Ibi, Umi) Tersayang

Tepat hari ini 22 Desember 2005 kita semua memperingati hari ibu, betapa berat perjuangan mereka dalam membesarkan kita semua, tanpa ibu apa jadinya kita. Sori ya.. aku lebih familiar manggil simbok dari pada ibu. Mbok entah apa yang ada dalam benak simbok ketika aku, kau lahirkan 30 tahun lalu. Terasa masa laluku bersama simbok hanya sekejap aja, 27 tahun aku bersama (serumah) omelan, selalu aku dapatkan ketika pulang sekolah “Is… bawang udah dikocek, cepetan di gerus” perintah simbok, yang slalu ku dapat ketika sampai di rumah. Ya kesel juga rasanya kenapa sih gak ditawarin makan dulu, atau ganti baju dulu, tapi ya.. itulah simbok, yang tiap hari dimulai dari jam 16.00 nyampai 02.00 WIB harus berjuang untuk mencari sesuap nasi dan sedikit receh untuk membesarkan lima anaknya yang secara kebetulan jagoan semua. Simbok selalu bagi tugas sama semua anaknya setelah pulang sekolah maupun malemnya. Yahh… maklum simbokku hanyalah penjual mie jawa yang sampai saat ini masih menekuni hobinya itu…
Mbok hari ini harusnya simbok merayakan hari bahagia untuk kaum hawa di negeri ini. Maaf mbok bila aku selalu membuat pusing, mangkel, dan stres, memang belum banyak yang dapat aku berikan untuk membalas jasamu mbok.. namun aku yakin kelak nanti simbok pasti akan menikmati buah dari tanaman yang selalu kau siram dengan senyummu…. Selamat Hari Ibu…. (Oh ya… pengumuman bagi yang besok 27 pada ke jogja kami persilahkan juga mampir ke warung simbok selain mie juga ada sop kambing)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s